Home Bisnis Maklon Disimak Yuk! Kelebihan dan Kekurangan Multi Level Marketing

Disimak Yuk! Kelebihan dan Kekurangan Multi Level Marketing

by coriate

Dewasa ini, bisnis dan pemasaran menjadi bidang yang diminati oleh masyarakat. Terdapat beragam metode untuk mendirikan dan mengembangkan suatu usaha, salah satunya adalah bisnis network marketing yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Untuk itu, mari simak pengertian, kelebihan dan kekurangan multi level marketing, serta langkah untuk memulainya.

Apa Itu Bisnis Network Marketing?

Pengertian bisnis network marketing

Pada dasarnya, bisnis network marketing merupakan salah satu model usaha yang keberlangsungannya didasarkan pada penjualan langsung maupun penjualan dari orang ke orang. Untuk menjalankannya, diperlukan sales representatif yang bertugas dalam mengenalkan dan menawarkan produk.

Jadi, jika dilihat berdasarkan cara kerjanya, sales network marketing akan menjual produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan secara orang ke orang alias direct selling. Penawaran barang dapat dilakukan lewat internet ataupun melalui presentasi. Para sales pun akan memperoleh komisi setiap terjadi penjualan barang.

Namun, sales juga dapat memperoleh persentase keuntungan meskipun kecil, jika salah satu pembelinya mereferensikan produk kepada orang lain dan kemudian terjadi pembelian. Keuntungan yang diperoleh penjual berasal dari selisih antara harga produksi dan harga produk ketika sampai pada end-user atau konsumen. 

Industri ini makin populer karena sifatnya yang menguntungkan produsen maupun sales. Bagi sales, mereka dapat terjun ke usaha ini dan menghasilkan uang tanpa perlu modal yang besar. Sementara itu, dengan adanya tenaga sales yang menawarkan barang secara langsung, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk iklan.

Selain itu, infrastruktur internet yang semakin maju memungkinkan bisnis online seperti membuat Website MLM ataupun ecommerce untuk semakin populer di masa mendatang dan bisnis model network marketing hadir sebagai salah satunya. Oleh karena itu, bisnis ini dianggap sebagai model bisnis masa depan.

Network marketing dapat berupa program single-tier di mana sales menjual barang, maupun multi-tier di mana sales merekrut anggota sebagai tenaga penjualan. Maka dari itu, model usaha ini sering diidentikkan dengan MLM meski keduanya berbeda.  

Baca juga: Ingin Memulai MLM? Ketahui Jenis MLM di Pasaran Ini

Apakah Ada Perbedaan Antara MLM dan Bisnis Network Marketing?

Jaringan Bisnis Network Marketing

Meski terdengar mirip, model network marketing memiliki perbedaan dengan MLM atau bisnis multilevel marketing. Perbedaan itu terletak pada ketentuan kompensasi bagi tenaga penjualnya. Pada network marketing, keuntungan dapat diperoleh jika terjadi pembelian. Jadi, semakin banyak barang yang terjual, semakin besar pula komisi yang diperoleh.

Sementara itu, pada Multilevel Marketing, rencana kompensasinya lebih rumit. Komisi anggotanya dapat diperoleh dari banyak cara, tak hanya penjualan. Seperti dari perekrutan anggota baru. Namun, waktu yang diperlukan untuk menghasilkan uang lewat network marketing lebih cepat dibanding membangun bisnis MLM.

Baca juga: 7 Beda MLM dan Money game, Kenali Biar Gak Salah Paham!

Keuntungan Menjalankan Network Marketing

Setiap bisnis pasti ada keuntungan dan kekurangannya, begitu juga bisnis mlm. Sebelum menjalankan usaha ini kita perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan multi level marketing ini. Terdapat beberapa keuntungan yang ditawarkan model bisnis satu ini, antara lain:

1. Tidak Memerlukan Modal yang Besar

Uang Pangkal 1170 x 780px

Dalam model bisnis konvensional, pendiri usaha biasanya dituntut untuk memiliki modal besar guna menyewa gedung kantor, memproduksi barang, membayar biaya administrasi, hingga gaji karyawan. Namun, karena cara kerjanya yang menawarkan produk sebagai sales representatif suatu perusahaan, pelaku network marketing tidak memerlukan hal-hal di atas sehingga modal yang diperlukan tidak besar.

2. Dapat Bekerja dari Mana Saja

Agungsejahteragroup Kerja di Cafe 1170 x 780

Cara kerja model bisnis ini adalah menawarkan produk dari suatu perusahaan kepada konsumen sebagai sales representatif dari suatu perusahaan. Di masa perkembangan teknologi seperti sekarang, proses penawaran dan pemasaran tersebut dapat dilakukan secara daring di mana saja, seperti di rumah. Dengan begitu, pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa perlu khawatir membuang banyak waktu di perjalanan.

3. Dapat Menghasilkan Passive Income

Agungsejahteragroup Income atau Pendapatan 1170 x 780

Salah satu kelebihan dalam network marketing adalah sistemnya yang memungkinkan sales untuk mendapatkan passive income meski tidak menghasilkan penjualan apapun secara langsung. Hal ini karena ketika sales berhasil menjual suatu produk kepada seseorang dan orang tersebut mereferensikan produk kepada pihak lain yang kemudian membelinya, maka sales akan turut memperoleh komisi. Dari sinilah passive income berasal. Meski persentasenya tentu akan jauh lebih kecil, namun hal ini tetap menguntungkan.

4. Dapat Menentukan Penghasilan Sendiri

Agungsejahteragroup Pendapatan yang Bertambah 1170 x 780

Berbeda dari pekerjaan kantoran yang gajinya sudah ditetapkan dan diukur sesuai jenis dan tingkatan. Melalui bisnis ini, Anda dapat menentukan sendiri seberapa besar penghasilan yang ingin diperoleh.

Jika menargetkan angka yang tinggi, maka Anda tinggal menentukan strategi pemasaran yang efektif dan bekerja lebih keras untuk meningkatkan angka penjualan produk. Dengan begitu, komisi yang didapat juga makin besar.

Kekurangan Bisnis Multi Level Marketing

Seperti halnya bisnis yang lain, bisnis MLM memiliki banyak kekurangan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Skema Piramida

Agungsejahteragroup Skema Piramida atau Ponzi 1170 x 780

Skema piramida adalah sebuah bisnis yang memberikan janji keuntungan pasti dan besar setiap kali melakukan perekrutan anggota baru. Bentuk bisnis seperti ini belum memiliki payung hukum yang jelas di Indonesia. Sehingga rentan merugikan kelompok tertentu.

Sebut saja Anggota A. Merekrut anggota baru bernama B. Kemudian B merekrut lagi bernama C. Begitu seterusnya hingga A sebagai perekrut awal mendapat banyak royalti bonus dari anggota baru yang merekrut anggota lain.

Cara perekrutan memang menggunakan dalih penjualan produk. Namun sebenarnya mengharuskan anggota baru menyetor sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran anggota. Di sinilah biasanya terjadi sistim money game yang mengatasnamakan MLM.

Baca juga: MLM Syariah: Haram atau Tidak Menurut Islam?

2. Susahnya Mendapatkan Anggota

Agungsejahteragroup Join Us Member 1170 x 780

Alih-alih menjadi bisnis yang menjanjikan jalan instan menuju kesuksesan dan kekayaan. Bisnis MLM justru mendapat label bisnis penipuan karena hanya memberi keuntungan pada owner saja. Stereotip di masyarakat seperti inilah yang menyebabkan banyak anggota MLM sulit mendapatkan anggota.

Bahkan keluarga dan teman dekat dari sebagian anggotanya memilih menjauh. Karena orang-orang di sekitarnya takut kalau menjadi sasaran market selanjutnya. Alhasil, kesulitan mendapatkan anggota itulah yang menyebabkan mereka tidak memperoleh keuntungan berlimpah seperti janji perekrutnya.

3. Janji Bonus yang Menggiurkan

Agungsejahteragroup Mendapatkan bonus atau uang 1170 x 780

Ketika menghadiri presentasi bisnis pertama kali, perekrut biasanya memperlihatkan kisah kesuksesan seseorang setelah bergabung bersama MLM tersebut. Mulai dari tukang bakso yang berfoto di depan mobil mewah hingga tukang bubur yang mendapat liburan mewah di kapal pesiar.

Tujuannya adalah agar orang tertarik untuk merubah nasib dengan menjadi anggota MLM. Namun sayangnya, realita di lapangan tidak sesuai dengan harapan. Ada banyak kendala yang mereka alami saat menjalankan bisnis MLM ini.

Mulai dari sulitnya meyakinkan target, saingan dengan teman satu tim, pusingnya mendapat tekanan upline, hingga keluarga dan teman yang menjauhi. Itu belum termasuk cap penipu biasa masyarakat sematkan kepada anggota MLM.

Janji yang menggiurkan itu hanya sebatas mimpi yang sulit untuk meraihnya dalam dunia nyata. Sekalipun terlihat sukses, terkadang harus keluar tambahan modal yang lebih banyak lagi untuk membelinya.

Langkah Memulai Bisnis Network Marketing

Langkah Memulai Bisnis Network Marketing

Terdapat beberapa langkah yang dapat diambil untuk mulai terjun ke dunia network marketing.

1. Cari Perusahaan yang Kredibel

Langkah pertama adalah mencari perusahaan yang dapat dipercaya. Ketika menjadi sales, hal yang dilakukan tidak hanya menjual, tetapi perlu juga mempelajari cara memasarkan produk, cara berbicara untuk meyakinkan calon konsumen, sampai mengetahui kebutuhan mereka. Oleh karenanya, pilih perusahaan network marketing dengan cara kerja dan sistem training yang jelas.

Selain itu, periksa juga bahwa perusahaan memiliki izin lengkap dan beroperasi sesuai hukum yang berlaku. Hal ini dapat diperiksa di situs AHU atau Administrasi Hukum Umum

2. Pelajari Produk Terlebih Dahulu

Sebagai sales, hal yang dilakukan tidak hanya menjual produk. Anda perlu mempelajari kelebihan dan manfaat dari barang yang dijual supaya dapat meyakinkan calon konsumen untuk membelinya. Jika sales ragu-ragu terhadap apa yang dijual, maka calon pembeli pastinya juga tidak akan yakin untuk melakukan transaksi.

Maka, penting untuk mempelajari seluk-beluk dari barang yang jual. Akan lebih mudah bila Anda memilih barang yang disukai atau familiar supaya dapat lebih meyakinkan konsumen. Namun, Anda juga dapat belajar untuk menyukai terlebih dulu barang tersebut supaya ketika memperoleh pertanyaan dari calon pembeli, Anda dapat memberi jawaban yang tepat.

3. Susun Strategi Penjualan

Dalam penjualan, tentu terdapat target yang harus dipenuhi. Jika sales tidak mampu memenuhi target penjualan yang ditetapkan perusahaan, maka kemungkinan akan terjadi pemutusan kontrak. Oleh karenanya, penting untuk menyusun strategi penjualan supaya hasil yang diinginkan tercapai.

Beberapa hal yang patut diperhatikan ketika menyusun strategi antara lain: menentukan target penjualan dan target pasar, mematok pendapatan yang ingin dicapai, dan memikirkan cara untuk mendekati calon pembeli serta mempromosikan produk secara efektif. Setelahnya, baru dipikirkan langkah-langkah untuk mewujudkan rencana itu.

4. Hati-Hati Dengan Penipuan

Saat ini, penipuan dengan kedok perusahaan bisnis network marketing cukup marak dilakukan oleh pihak tak bertanggungjawab. Penipuan tersebut biasa dilakukan dengan skema Ponzi, yang sistemnya mirip dengan network marketing meski pada praktiknya berbeda.

Pada sistem Ponzi, komisi anggotanya diperoleh dari merekrut anggota baru. Selain itu, skema ini tidak memiliki sistem training maupun business tools dan kode etik. Keuntungan hanya bisa diperoleh dengan merekrut anggota sebanyak mungkin. Namun, pada skema Ponzi, posisi menempati peran penting untuk memperoleh keuntungan. Makin tinggi posisi yang diduduki, makin tinggi pula keuntungan yang didapat. Sementara itu, anggota-anggota lain yang berada di bawah tidak merasakan hal yang sama. Konsep tersebut tentunya berbeda dengan network marketing, di mana keuntungan besar dapat diperoleh siapa saja, asalkan mau bekerja keras dan memenuhi target penjualan.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan multi level marketing, serta tips menjalaninya, semoga informasi ini berguna untuk orang yang sedang ingin menjalankan bisnis ini. Hal terpenting yang harus dimiliki adalah semangat dan perjuangan yang lebih supaya mendapatkan hasil yang terbaik. Selamat Mencoba!

You may also like

Leave a Comment