Home Bisnis Maklon Cari Tau! Ini Cara Memilih Bisnis Multi Level Marketing yang Baik

Cari Tau! Ini Cara Memilih Bisnis Multi Level Marketing yang Baik

by coriate

Bisnis multi level marketing merupakan salah satu jenis usaha yang banyak dilakukan berbagai kalangan. Pasalnya, bisnis ini bisa dilakukan di rumah dan bisa digunakan sebagai sumber pemasukan tambahan. 

MLM sebenarnya merupakan strategi pemasaran dalam bisnis. Dalam bisnis ini, tenaga penjual atau sales tidak hanya akan mendapatkan kompensasi atas penjualan yang berhasil dibuatnya, tapi juga penjualan sales lain yang berhasil direkrut sebagai anggota atau downline.

Sayangnya, bisnis ini sering mendapatkan stigma negatif. Hal ini terjadi karena segelintir manajemen perusahaan MLM serta pelaku MLM yang tidak baik dalam merekrut anggota maupun mengembangkan usahanya. Akibatnya, bisnis multi level marketing jadi dipandang buruk oleh sebagian orang.

Sejarah Singkat Multi Level Marketing / MLM di Indonesia

sejarah bisnis multi level marketing

Istilah MLM lahir pada tahun 1959 ketika perusahaan Shaklee muncul dengan metode penjualan seperti yang kita ketahui sekarang ini. Kemudian pada tahun 1959, Amway muncul dan menjalankan model bisnis yang sama.

Di Indonesia, bisnis multi level marketing masuk sejak tahun 1980an. Pada tahun 1987, PT. Nusantara Sun Chlorella atau yang kini dikenal dengan MLM CNI (PT. Centra Nusa Insan Cemerlang) berdiri. Perusahaan ini mengawali sistem penjualan bisnis multi level marketing pertama di Indonesia. Kemudian, berbagai perusahaan lain ikut muncul dan berkembang dengan mengusung konsep penjualan yang serupa.

Cara Kerja Bisnis MLM

cara kerja bisnis multi level marketing

Fokus bisnis ini adalah membangun jenjang dan rantai, tidak hanya fokus pada penjualan barang dan jasa. Oleh karena itu, pelaku bisnis multi level marketing harus memiliki kemampuan persuasif yang baik. Pasalnya, mereka harus bisa membujuk dan mengajak orang lain untuk bergabung menjadi anggota. Selain itu, mereka juga harus mahir dalam memasarkan produknya.

Bonus yang didapatkan tergantung pada berapa banyak anggota downline Anda serta produk yang berhasil dijual. Namun ingat, downline dalam jumlah banyak tidak berarti Anda akan langsung mendapatkan bonus banyak begitu saja. Jika banyak anggota downline tapi tidak ada yang berjualan, Anda tidak akan mendapatkan bonus. 

Bonus akan semakin besar ketika orang-orang yang Anda rekrut juga rajin dan berhasil menghasilkan banyak penjualan atau downline lainnya. Oleh karena itu, Anda harus selalu rajin dan melatih para anggota untuk memastikan bahwa mereka juga sukses berjualan dan merekrut anggota lainnya.

Ciri-ciri Bisnis Multi Level Marketing yang Baik

Meskipun mendapatkan penilaian negatif, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa jenis bisnis MLM yang baik. Agar tidak terjerumus, kenali ciri-cirinya berikut ini:

1. Ada produk atau jasa yang dijual

produk
Bisnis MLM harus memiliki produk

Ciri pertama adalah adanya produk atau jasa yang dijual. Produk tersebut juga berkualitas dan bukan barang atau jasa yang asal-asalan. Anda harus waspada jika keuntungan yang ditawarkan hanya berasal dari perekrutan atau dari uang anggota. Bisa jadi ini merupakan salah satu bentuk penipuan. 

2. Perusahaan terdaftar

Perusahaan yang terdaftar
Perusahaan MLM harus jelas dan terdaftar

Bisnis MLM yang baik pasti terdaftar dengan jelas. Pasalnya, bisnis ini berhubungan langsung dengan banyak orang dan uang anggota, sehingga perusahaan tersebut tidak boleh sembarangan. Biasanya, perusahaan yang aman sudah terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI) dan memiliki badan hukum yang jelas serta memiliki kantor perwakilan.

3. Harga produk masuk akal

Harga yang bagus
Harga produk harus diterima di masyarakat

Sebelum Anda bergabung dengan bisnis MLM, cari tahu dulu produk apa yang dijual. Cari tahu apa bahan bakunya dan apakah sesuai dengan harga jual yang mahal. Jika produk yang dijual tidak jelas dan dengan harga yang tidak masuk akal pula, Anda patut curiga dengan perusahaan tersebut.

4. Keuntungan sesuai

Keuntungan Atau Profit
Keuntungan bagi yang menjalani bisnis Multi Level Marketing

Jangan salah mengira bahwa sistem bisnis MLM didasarkan pada siapa yang duluan bergabung. Sistem bisnis multi level marketing ditentukan oleh usaha setiap anggotanya dalam memasarkan produk perusahaan. Jika anggota semakin mahir dalam meyakinkan konsumen atau distributor lainnya, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh.

5. Upline membimbing downline

pemimpin yang baik
Menjadi seorang leader yang baik

Pada bisnis MLM yang baik, anggota upline yang sudah berpengalaman tidak akan meninggalkan downline mereka begitu saja. Upline akan membimbing downline agar bisa memasarkan produk dengan baik. 

Tujuan Bisnis MLM

Sama seperti bisnis lainnya, tujuan utama dari Multi Level Marketing adalah mendapatkan keuntungan untuk para anggotanya. Namun di luar itu, bisnis ini juga meningkatkan keuntungan perusahaan dengan dua cara khusus, yaitu:

  • Menambah laba pemasukan perusahaan dengan cara meningkatkan omset penjualan.
  • Mengurangi pengeluaran perusahaan dengan memindahkan produk agar lebih dekat ke pelanggan. Dengan cara ini, perusahaan tidak akan mengeluarkan biaya kirim yang terlalu besar. Selain itu, adanya rekrutmen tenaga penjualan juga membantu penjualan menjadi lebih efektif.

Tips Memilih Bisnis MLM yang Baik

memilih bisnis multi level marketing yang baik

Siapa saja bisa meraih kesuksesan melalui bisnis multi level marketing, asalkan Anda bergabung dengan perusahaan yang tepercaya dan bergabung dengan tujuan dan cara yang baik pula. Agar tidak terjerumus dengan perusahaan abal-abal, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda ikuti saat memilih bisnis MLM/software MLM.

  • Jika Anda ingin bergabung dengan MLM, pastikan perusahaan tersebut sudah terdaftar di APLI. Perusahaan MLM yang baik jelas akan terdaftar dalam asosiasi tersebut karena di dalamnya sudah terdapat aturan dan kode etik bisnis MLM. Selain itu, tidak sembarang MLM bisa bergabung dalam asosiasi tersebut. Mereka harus mendapatkan sertifikasi terlebih dahulu. Jika persyaratan ketat yang diminta sudah terpenuhi, barulah perusahaan MLM tersebut bisa bergabung.
  • Langkah kedua adalah memeriksa badan hukum perusahaan MLM tersebut. Jika perusahaan tersebut sudah memiliki badan hukum yang jelas, Anda sendiri dapat menawarkan produk maupun bisnis dengan lebih mudah. Perusahaan MLM yang jelas umumnya berbentuk PT, kemudian sudah memiliki NPWP badan usaha serta SIUPL. Jika perusahaan tidak dapat menunjukkan tiga hal tersebut, Anda harus berpikir ulang sebelum memutuskan bergabung. Selain sulit dipercaya, Anda akan kesulitan memasarkan barang maupun merekrut anggota jika badan hukumnya tidak jelas.
  • Terakhir, pelajari terlebih dahulu produk-produk yang ditawarkan. Perusahaan MLM yang baik umumnya memiliki produk yang beragam sehingga mudah menawarkannya kepada calon pelanggan maupun downline. Jika downline semakin banyak dan mereka dapat memasarkan produk dengan mudah,  bonus yang Anda dapatkan juga akan semakin besar. 

Kalau dilihat secara sekilas, bisnis multi level marketing bisa jadi memang terlihat gampang. Anda hanya tinggal menawarkan produk atau mengajak orang untuk bergabung menjadi anggota. Namun hal ini sebenarnya cukup menantang karena Anda harus memiliki kemampuan persuasif yang hebat.

Selain itu, MLM sudah cenderung mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat pada umumnya. Dengan kemampuan persuasif yang baik dan sambil membawa bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan MLM tersebut aman, merekrut anggota maupun memasarkan produk tentu akan menjadi lebih mudah.

Karena berbagai tantangan tersebut, Anda  harus memiliki persiapan dengan matang dan harus siap untuk tekun dan gigih. Saat baru melakukannya, mungkin akan terasa sulit. Namun setelah beberapa lama, hasil keuntungannya akan dapat terlihat.

You may also like

Leave a Comment