Home Seputar Kesehatan Beda atau Sama? Ini Loh Perbedaan Suplemen dan Vitamin

Beda atau Sama? Ini Loh Perbedaan Suplemen dan Vitamin

by coriate

Banyak orang bertanya-tanya apa perbedaan suplemen dan vitamin? Pada dasarnya, baik suplemen maupun vitamin memiliki manfaat yang tak jauh berbeda, yakni menunjang kesehatan tubuh. Keduanya dapat dikonsumsi untuk mewujudkan gaya hidup sehat yang ketap diabaikan karena kesibukan. Kandungan di dalam suplemen dan vitamin bisa memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

Pengertian Suplemen dan Vitamin 

Sekilas suplemen dan vitamin tampak sama, padahal keduanya berbeda. Tidak semua suplemen merupakan vitamin. Namun, vitamin sudah pasti merupakan suplemen. Supaya Anda lebih jelas, berikut uraian singkat mengenai perbedaan antara suplemen dan vitamin.  

Suplemen 

Suplemen dapat diartikan sebagai zat aditif yang di dalamnya terkandung nutrisi untuk tubuh. Biasanya, suplemen diproduksi secara mekanik di pabrik khusus. Bahan bakunya berasal dari tumbuhan maupun hewan. Rata-rata suplemen yang beredar di pasaran berbentuk pil, kapsul, tablet, maupun cair. 

Lantaran diproduksi secara sengaja untuk menunjang kesehatan tubuh, suplemen biasanya mengandung lebih dari tiga jenis vitamin dan mineral. Mengingat kandungannya yang lengkap, suplemen tidak boleh dikonsumsi melebihi dosis yang ditentukan. Mengonsumsi suplemen berlebihan dapat membahayakan kesehatan Anda.

Kendati memberikan banyak manfaat, suplemen bukanlah pengganti makanan, obat-obatan, maupun prosedur medis untuk mencegah suatu penyakit. Suplemen dibuat sebagai pelengkap asupan. Artinya, Anda tetap harus mengonsumsi makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. 

Vitamin 

Vitamin merupakan zat gizi penting yang diperlukan agar tubuh tumbuh, berkembang, serta mampu menjalankan fungsinya. Vitamin termasuk mikronutrien, yang artinya dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit. Lantaran tubuh manusia tidak dapat membentuk vitamin, Anda memerlukan asupan yang berasal dari makanan kaya gizi, seperti sayur dan buah-buahan. Namun, proses memasak yang kurang tepat terkadang menghilangkan kandungan vitamin. Agar tubuh tak kekurangan asupan vitamin, Anda bisa mengonsumsi suplemen tambahan. 

Macam Macam Suplemen dan Vitamin 

Setelah mengetahui perbedaan suplemen dan vitamin di atas, berikut macam-macam jenis keduanya yang perlu Anda ketahui. 

Jenis Suplemen

perbedaan suplemen dan vitamin
Suplemen Tubuh

Suplemen terbagi dua jenis, yakni multivitamin dan nonmultivitamin. Multivitamin merupakan suplemen yang mengandung sedikitnya tiga jenis vitamin dan mineral. Umumnya, multivitamin tidak mengandung obat, hormon, dan herbal. Beberapa kandungan suplemen multivitamin, antara lain vitamin A, B kompleks, C, D3, E, dan K1 serta seng, kalsium, besi, iodida, magnesium, tembaga, mangan, dan kromium. 

Nonmultivitamin merupakan suplemen yang mengandung bahan di luar vitamin dan mineral, seperti bahan herbal dan susu bubuk. Suplemen nonmultivitamin umumnya dikemas dalam bentuk kapsul lunak, pil, kaplet, gel, dan cair. Beberapa kandungan suplemen nonmultivitamin, antara lain minyak ikan, ginkgo biloba, echinacea, probiotik, ginseng, pil teh hijau, glukosamin, protein shake, suplemen bawang putih, dan lainnya.

Baca juga: Hati-Hati Dalam Membeli! Begini Cara Memilih Suplemen Herbal

Jenis Vitamin

jenis vitamin
Vitamin

Vitamin terbagi dua jenis, yakni vitamin larut air serta vitamin larut lemak. Vitamin larut air adalah jenis vitamin yang tidak bisa disimpan di tubuh dalam jumlah banyak. Dibandingkan vitamin larut lemak, vitamin larut air lebih mudah diproses. Setelah terserap ke peredaan darah, sisa vitamin ini akan dibuang melalui urin. Beberapa jenis vitamin larut air, antara lain:

  • Vitamin B1 – tiamin membantu tubuh mengubah nutrisi menjadi energi serta mendukung pembentukan gula. Sumber makanan kaya akan vitamin B1, meliputi biji-bijian, kacang-kacangan, dan hati.
  • Vitamin B2 – riboflavin terlibat dalam perubahan nutrisi menjadi energi. Sumber makanan kaya akan vitamin B2, meliputi sayuran berdaun, brokoli, telur, susu, jamur, kacang-kacangan, dan daging.
  • Vitamin B3 – niasin berperan dalam menjaga sel saraf, kesehatan kulit, serta sistem pencernaan. Sumber makanan kaya akan vitamin B3, meliputi ayam, ikan, telur, jamur, dan produk susu. 
  • Vitamin B5 – asam pantotenat ditemukan hampir di seluruh makanan. Sumber makanan kaya akan vitamin B5, meliputi ayam, kuning telur, daging sapi, tomat, brokoli, olesan ekstrak ragi, dan jamur shitake.
  • Vitamin B6 – dibutuhkan dalam proses sintesis piridoksal fosfat. Sumber makanan kaya akan vitamin B6, meliputi kalkun, tuna, buncis, kentang, dan pisang. 
  • Vitamin B7 – biotin membantu menutrisi kuku, rambut, dan kulit. Sumber makanan kaya akan vitamin B7, meliputi jeroan, daging, ikan, kuning telur, produk susu, sayuran berdaun hijau, jamur, kembang kol, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin B9 – membantu proses pertumbuhan dan pembelahan sel. Sumber makanan kaya akan vitamin B9, meliputi sayuran berdaun hijau, biji bunga matahari, asparagus, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin B12 – cobalamin membantu proses pembentukan sel darah merah serta mengoptimalkan fungsi saraf. Sumber makanan kaya akan vitamin B12, meliputi daging, hati, jantung, gurita, ikan tuna, tiram,makanan laut, telur, dan produk susu.
  • Vitamin C – bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis penyakit. Sumber makanan kaya akan vitamin C, meliputi sayuran dan buah-buahan. Meskipun makanan hewan hampir tidak mengandung vitamin C, pada dosis rendah vitamin ini bisa ditemukan di dalam daging, telur, dan ikan.

Vitamin larut lemak adalah jenis vitamin yang disimpan dalam jumlah tubuh serta mengenap di hati dan jaringan lemak. Lantaran tidak langsung dikeluarkan dari tubuh, jenis vitamin ini tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah banyak. Apabila berlebihan, Anda berisiko mengalami keracunan asupan vitamin atau overdosis vitamin, hipervitaminosis. Beberapa jenis vitamin larut lemak, antara lain:

  • Vitamin A – dapat menjaga kesehatan mata, sistem reproduksi, tulang dan gigi, serta sistem imun. Sumber makanan kaya akan vitamin A, meliputi telur, susu, wortel, paprika merah, bayam, pepaya, dan mangga.
  • Vitamin D – berfungsi mendukung nutrisi lain serta membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Sumber makanan kaya akan vitamin D, meliputi hati, salmon, tuna, sereal, keju, dan kuning telur. Selain itu, berjemur di pagi hari juga efektif meningkatkan vitamin D dalam tubuh.
  • Vitamin E – bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, menjaga kesehatan otot saraf, dan membantu pembentukan sel darah merah. Sumber makanan kaya akan vitamin E, meliputi sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sereal.
  • Vitamin K – koenzim yang mendukung proses metabolisme tulang, pembekuan darah, dan mendorong kerja protein. Sumber makanan kaya akan vitamin K, meliputi sayuran hijau, kale, daun bit, delima, dan kacang-kacangan.

Manfaat Suplemen dan Vitamin Bagi Tubuh 

Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi suplemen dan vitamin bagi tubuh? Berikut manfaatnya. 

  • Suplemen dan vitamin meningkatkan Imunitas – asupan suplemen dan vitamin yang sesuai kebutuhan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Alhasil, tubuh terhindar serangan berbagai jenis penyakit. 
  • Melawan Radikal Bebas – suplemen dan vitamin efektif melawan radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab penuaan dini. Tak hanya itu saja, suplemen dan vitamin yang dikonsumsi secara rutin juga dapat mempercepat pemulihan luka. 
  • Mengoptimalkan Metabolisme – suplemen dan vitamin mampu mendorong proses pertumbuhan jaringan, mengganti sel rusak, dan memaksimalkan nutrisi yang terdapat di dalam makanan. 
  • Meminimalisasi Risiko Sakit Jantung – suplemen dan vitamin C serta B kompleks sangat baik dalam melindungi dan mencegah kerusakan pembuluh darah. Hal ini berdampak pada penurunan risiko penggumpalan darah dan penyakit jantung.
  • Mengurangi Rasa Lelah – suplemen dan vitamin dapat membantu tubuh mengurangi rasa lelah berlebihan setelah beraktivitas penuh. Alhasil, Anda akan merasa tetap produktif dan bersemangat.
  • Mengoptimalkan Daya Ingat – suplemen dan vitamin sangat baik menjaga dan mengoptimalkan fungsi otak. Alhasil, daya ingat Anda akan tetap terjaga dan terhindar dari penyakit pikun.

Demikianlah informasi mengenai perbedaan suplemen dan vitamin yang perlu Anda ketahui. Asalkan dikonsumsi secara tepat, Anda akan merasakan manfaat suplemen dan vitamin yang luar biasa. Ayo, bagikan informasi ini! 

You may also like

Leave a Comment