Home Seputar Kesehatan 11 Penyebab Nyeri Sendi Seluruh Tubuh dan Cara Mengatasinya

11 Penyebab Nyeri Sendi Seluruh Tubuh dan Cara Mengatasinya

by coriate

Sendi adalah bagian tubuh tempat bertemunya tulang-tulang. Bagian tubuh ini memungkinkan tulang pada rangka manusia dapat bergerak dengan leluasa. Sendi pada tubuh manusia meliputi bahu, pinggul, siku, dan lutut. Penyakit nyeri sendi memberikan rasa sakit dan tidak nyaman pada bagian tubuh mana pun. Meskipun masalah ini adalah keluhan yang cukup umum dan biasanya tidak sampai membutuhkan perawatan di rumah sakit, penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab nyeri sendi seluruh tubuh dan berikut cara mengatasinya.

Apa Penyebab Nyeri Sendi?

Ilustrasi gambar seseorang sedang mengalami kondisi penyakit nyeri sendi

Nyeri sendi di seluruh tubuh bisa terjadi karena berbagai penyebab seperti cedera hingga peradangan pada sendi dan jaringan lain di sekitar sendi. Pada lansia, masalah ini umumnya terjadi karena masalah osteoartritis. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit nyeri sendi di seluruh tubuh:

1. Virus Artritis

Beberapa jenis virus dapat menimbulkan radang dan nyeri pada sendi di seluruh tubuh. Beberapa di antaranya termasuk virus hepatitis B, hepatitis C, parvovirus B19, HIV, dan alphavirus.

2. Septic Arthritis

Penyebab nyeri sendi seluruh tubuh akibat septic arthritis terjadi akibat infeksi sendi yang ditimbulkan oleh bakteri, jamur, atau mikroba bakteri. Biasanya hanya satu sendi yang terpengaruh dan akan menunjukkan gejala seperti bengkak, hangat, dan kaku. Pasien biasanya juga akan menunjukkan gejala demam.

3. Lupus Eritematosus Sistemik

Penyakit ini adalah inflamasi autoimun kronis yang dapat mempengaruhi hampir seluruh organ tubuh. Radang sendi juga sering dijumpai pada pasien dengan penyakit lupus. Pada pasien lupus, rasa nyeri umumnya terjadi pada sendi di sisi tubuh yang sama. Rasa nyeri ini umumnya berlangsung singkat dan dapat berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya.

4. Fibromyalgia

Fibromyalgia merupakan penyakit yang dapat menyebabkan nyeri sendi di seluruh tubuh meskipun sebenarnya tidak terkait dengan radang sendi. Pasien dengan fibromyalgia kronis umumnya akan mengalami nyeri sendi dan pembengkakan sendi ringan. 

5. Rematik

Rematik merupakan penyakit autoimun kronis yang umumnya berkembang secara bertahap dalam jangka waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan. Meski mempengaruhi persendian, gejala awalnya umumnya justru tidak menunjukkan masalah pada sendi. Gejala tersebut termasuk demam ringan, kelelahan, nyeri otot, mati rasa dan kesemutan di tangan, serta berat badan yang menurun.

Ketika sendi mulai terasa sakit, maka yang pertama menunjukkan gejala umumnya adalah sendi kecil di susu tubuh yang sama seperti jari tangan dan kaki. Lama kelamaan, nyeri berkembang dan terasa pada pergelangan tangan, siku, pinggul, hingga leher. Selain nyeri, sendi juga akan terasa kaku, hangat, merak, dan membengkak.

6. Penyakit Rematik Sistemik Lainnya

Penyakit sistemik atau yang menyerang seluruh tubuh juga dapat menimbulkan radang sendi, meskipun hal ini terbilang langka. Penyakit sistemik yang dimaksud meliputi sarkoidosis, sklerosis sistemik, dan Familial Mediterranean fever.

7. Hematrosis

Hematrosis atau perdarahan juga dapat menjadi penyebab rasa nyeri pada sendi di seluruh tubuh. Perdarahan ini bisa terjadi karena berbagai faktor seperti hemophilia, komplikasi pasca operasi, atau tumbuhnya tumor. 

8. Osteoartritis

Osteoartritis merupakan masalah radang sendi yang paling umum. Masalah ini terjadi karena adanya kerusakan pada tulang rawan. Umumnya, kerusakan ini dapat terjadi secara alami karena proses penuaan. Sendi yang terdampak antara lain adalah lutut, pinggul, leher, punggung bawah, dan jari.

Penyebab nyeri sendi seluruh tubuh karena osteoarthritis umumnya ditandai dengan sendi yang terasa kaku dan rentang gerak yang terbatas. Selain itu, rasa nyeri juga sering kali memburuk saat digunakan bergerak dan akan reda dengan sendirinya setelah beristirahat. 

9. Asam Urat

Ketika zat asam urat menumpuk dan mencapai kadar yang tinggi di dalam darah, maka akan terbentuk kristal di beberapa ruang sendi seperti ibu jari kaki, lutut, atau pergelangan kaki. Biasanya, nyeri ini akan muncul secara tiba-tiba dan terkadang hanya terasa pada satu sendi saja. Gejala yang menyertai antara lain adalah kemerahan, bengkak, dan rasa hangat pada sendi.

10. Pseudogout

Penyebab nyeri sendi seluruh tubuh ini disebabkan oleh terjadinya penumpukan kristal pyrophosphate calcium. Penumpukan biasanya terjadi di bagian sendi lutut, batu, pergelangan kaki dan tangan, serta siku. 

Sama seperti nyeri karena asam urat, pseudogout juga menimbulkan nyeri yang muncul secara tiba-tiba dan parah. Bedanya, rasa nyeri tersebut bisa berlangsung lebih lama daripada nyeri akibat asam urat biasa.

11. Polimialgia Reumatik

Penyakit ini termasuk radang sendi yang dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri dan kaku pada otot dan sendi bahu, leher, dan pinggul. Umumnya, rasa nyeri juga disertai pada pembengkakan pada pergelangan tangan dan jari.

Meski demikian, penyebab nyeri sendi seluruh tubuh pada penyakit ini tidak terasa pada kaki maupun pergelangan kaki. Selain itu, penyakit ini umumnya hanya terjadi pada mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Cara Mengatasi Penyebab Nyeri Sendi Seluruh Tubuh

Ilustrasi gambar seseorang sedang mengalami kondisi penyakit nyeri sendi

Masalah penyakit nyeri sendiri dapat diatasi dengan mengatasi kondisi yang mendasarinya. Misalnya, jika nyeri muncul akibat gangguan autoimun, obat untuk menekan sistem imun dapat membantu. Jika nyeri terjadi karena infeksi, antibiotik dapat diberikan.

Berikut ini adalah beberapa cara yang biasanya dilakukan untuk mengatasi penyebab nyeri sendi seluruh tubuh:

  • Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Jika nyeri muncul tanpa peradangan, acetaminophen atau paracetamol merupakan pilihan yang lebih aman.
  • Kompres panas pada sendi yang nyeri bisa meredakan rasa sakit dan menghilangkan kejang pada otot disekitar sendi.
  • Membebat sendi dengan belat atau sling untuk mengurangi rasa sakit.
  • Memberikan kompres dingin jika nyeri terjadi karena radang sendi. 
  • Mengonsumsi suplemen pereda nyeri sendi dari jasa maklon produk herbal seperti joint supplement – joint health. Suplemen ini akan membantu meredakan nyeri sendi, meningkatkan kelenturan, mendukung pembentukan kembali tulang rawan, mencegah sendi menjadi aus, mencegah radang sendi, serta mencegah sendi menjadi kaku dan bengkak.

Jika Anda ingin mencoba mengatasi nyeri sendi di seluruh tubuh dengan kompres panas maupun dingin, pastikan kulit dilindungi dari panas dan dingin ekstrem. Misalnya dengan membungkus wadah air panas atau dingin dengan handuk. Selain itu, kompres harus dilakukan setidaknya 15 menit agar terjadi penetrasi dalam dan mampu mengatasi penyebab rasa nyeri yang dialami.

Apakah Penyakit Nyeri Sendi Bisa Sembuh Sendiri?

Penyakit nyeri sendi umumnya bisa sembuh sendiri tergantung dari apa yang menjadi penyebab yang mendasarinya. Beberapa langkah penanganan mandiri di rumah seperti istirahat, kompres air panas atau es, menghindari aktivitas fisik dan menurunkan berat badan bisa membantu rasa nyeri tersebut sembuh sendiri.

Meski demikian, nyeri sendi yang disebabkan oleh penyakit lain tetap harus mendapatkan penanganan dokter. Pasalnya, jika penyakit yang mendasari tersebut tidak diatasi, nyeri pada sendi juga tidak akan hilang dan justru bisa memburuk. 

Oleh karena itu, jika nyeri mulai terasa semakin sering dan tidak tertahankan, pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan demikian dokter bisa memberikan diagnosis penyebab nyeri sendi seluruh tubuh tersebut dan memberikan pengobatan atau terapi yang sesuai.

Walaupun sering terlihat sepele, penyakit nyeri sendi bisa sangat mengganggu kehidupan sehari-hari akibat terbatasnya gerak tubuh. Oleh karena itu, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter ketika muncul gejala nyeri pada sendi Anda.

You may also like

Leave a Comment